TAMAN WISATA ALAM (TWA) SORONG SEBAGAI PINTU GERBANG RIMBA PAPUA BARAT

by - April 21, 2017




Memasuki Kota Sorong belum lengkap rasanya bila tidak menyempatkan waktu untuk mengunjungi Taman Wisata Alam (TWA) Sorong. TWA Sorong merupakan satu-satunya kawasan hutan yang masih terjaga di wilayah Kota Sorong. Selangkah saja memasuki gerbang pintu masuknya, mata akan langsung tertegun dengan suguhan panorama hutan, kerapatan vegetasi yang tinggi, dan tentu udara sejuk yang jauh berbeda dengan penatnya suasana kota. Berbeda dengan hutan kota yang ada di kota-kota besar lain di Indonesia, TWA Sorong menyimpan suasana keasrian hutan tropis yang masih terjaga layaknya hutan-hutan yang jauh dari hiruk pikuk dan gangguan.

TWA Sorong merupakan hutan konservasi yang dikelola langsung oleh Balai Besar KSDA Papua Barat tepatnya Seksi Konservasi Wilayah II Teminabuan, Bidang KSDA Wilayah I Sorong.  Kawasan TWA Sorong terletak pada koordinat 0o51’ – 0o58’ Lintang Selatan dan 131o21’–131o19’ Bujur Timur. Secara administratif kepemerintahan kawasan ini masuk dalam wilayah Distrik Sorong Timur Kota Sorong, Propinsi Papua Barat. TWA Sorong merupakan kawasan konservasi dengan fungsi utama sebagai kawasan pelestarian alam (KPA) yang ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian nomor 397/Kpts/Um/5/1981 tanggal 7 Mei 1981 dengan luas 945,9 Ha (RPJM TWA Sorong).

Tim Kehutanan Subkorwil-2/ Sorong-Raja Ampat secara langsung melihat keanekaragaman jenis tumbuhan berkayu yang ada dalam kawasan hutan ini. Pohon-pohon bernilai ekonomi tinggi seperti damar, merbau, dan kayu cina dengan berbagai diameter batang  mendominasi vegetasi di TWA ini. Tumbuhan-tumbuhan ini memberikan gambaran betapa besarnya potensi hutan kayu di Papua Barat. Secara umum keberadaan TWA Sorong sebagai kawasan konservasi berperan penting dalam menyangga kehidupan berbagai jenis keanearagaman hayati baik tumbuhan maupun satwa. Letaknya yang berada di wilayah kota, menjadikan hutan ini sebagai harapan keberlanjutan kehidupan Kota Sorong dalam menjaga keseimbangan ekosistem kota yakni sebagai penyedia air bersih dan pemenuhan kebutuhan rekreasi alam.









You May Also Like

0 komentar